in ,

Buruan Daftar ! ESL Indonesia Sedang Mencari Shoutcasters Untuk Divisi AOV Dan DOTA 2 !

 

Wawasan.id – Halo teman teman Wawasaner kali ini kita akan membahas tentang Salah Satu Pernyataan
ESL,sebelum itu apakah kalian tau Apa itu ESL ? ESL ini adalah Electronic Sports League. Berawal dengan nama Deutsche Clanliga di tahun 1997, perusahaan ini lalu meluncur di tahun 2000 dengan nama ESL. Awalnya ESL ini dirintis dengan membuat berbagai kompetisi game secara online.

Nah beralih ke topic lain kita disini tidak akan sejarah ESL ya ,karena disini kita akan bahas Turnamen ESL Yang akan di adakan segera di Indonesia.wahh keren banget dah dan tentu nya akan menjadi turnamen yang bersejarah di Indonesia.pada turnamen ini akan ada beberapa game yang akan di pertandingkan salah satu nya dota 2  dan AOV !

Setelah sukses kemarin di Bandung Mungkin turnamen ESL ini akan menjadi lebih menarik apalagi di sadingkan dengan game game yang notabenenya sudah lebih dulu sering Mengikuti turnamen ESL ini.Untuk menambah Keseruan dalam turnamen pasti harus ada yang namanya Casters.

Apa itu Casters? Casters adalah seorang Pembawa Acara dalam Turnamen .Ibarat Presenter dalam Acara Berita ,Mereka, para caster akan menemani penonton disepanjang pertandingan. Mereka menganalisa dan mengomentari jalanya pertandingan, hingga terkadang mereka harus rela untuk melawak pertandingan tidak terasa garing .

 

Seorang caster juga identik dengan kata sabar. Mereka harus mampu bersabar menghadapi kritikan pedas yang di berikan penontonnya. Terkadang ada kritikan membangun, terkadang juga yang datang hanya berupa hinaan tidak berkelas. Tentunya, hal ini sekaligus menjadi beban tersendri bagi seorang caster.
beralih ke topik utama ,ESL Indonesia nampaknya sedang mencari shoutcaster bertalenta untuk menemani turnamen ESL
Berikut Postinganya

Jadi tunggu apalagi ? kalau kamu berminat bisa hubungi atau kirim CV kamu ke Website resmi mereka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nurkarim

Written by Nurkarim